Minggu, 21 September 2014

Nugroho Achmad, kenapa jadi Lolox?

"NUGROHO!!!"

"Udah gitu aja?"

"Tambahi aja ACHMAD, biar agak sedap namanya"

Kurasa gitulah proses namaku dibuat sama Bapak dan Mamak-ku. Kalo istilah orang Medan "sekelak mambo" , atau sekelebat, atau bisa juga: "yaudala yang penting punya nama anak ini". 

Iya, Nugroho Achmad. Nama asliku. Huruf depannya N, supaya sama dengan huruf awal dari nama abang dan kakak-kakakku. Tapi disini kelen gak perlu tau nama mereka siapa, pokoknya awalannya huruf N. Bisa Ningsih, atau Nurdin, atau Noname, atau Nenen, atau Netek, atau Ngentot, itu terserah kelenlah memikirkannya. Karena gak urusanku lagi mikirin dan menjelaskan nama-nama mereka sama kelen kan, cocok? Oke gas! 

Kenapa Nugroho Achmad? Kenapa kaya nama orang Jawa? Sementara bapakku Nias, dan mamakku Padang? Begini ceritanya...

Kata mamakku, NUGROHO itu artinya "Anugrah", ntah anugrah yang kayak mana yang diharapakannya dari aku. Tapi ya namanya mamak, selalu mendoakan anaknya jadi yang terbaik. Mamak aku tuuuuuu!!!

Dan dulu katanya, menteri pendidikan waktu zaman orde baru namanya Nugroho Noto Susanto, dan dia adalah menteri yang sangat diidolakan sama kakekku. Gak tau kenapa kakekku ngefans kali sama pak Menteri ini, dan intinya aku gak mau tau kenapa kakekku sangat mengidolakannya, ntah dulu pak Nugroho ini ngefolbek twiter kakekku, trus mereka DM-an , tukaran pin BB, trus kopdar, trus  ntahlah!! 

Tapi sebentar..

Kalo dulu ada nama menteri yg diidolakan kakekku namanya TELOR AYAM KAMPUNG, berarti kelen tau namaku sekarang siapa kan? Terserah lagilah! Berimajinasi aja sesuka hati kelen! 

Dan kenapa ACHMAD? dan kenapa ada "C" ditengahnya?.



"Kenapa gak pake C ?"

"kan sama aja pak, cuma kurang satu huruf aja kok"

"Ooh.. Sini gigik kau, biar aku kurangi satu, kan masi punya gigik yang lain kau kan? masi bisa makan kau kan? sini!"

"........."



Begitu sakralnya huruf C  yang ada dinama ACHMAD itu sama bapakku waktu mengurus ulang ijazah SD aku. Sewaktu aku tanya kenapa harus pake dan apa maksud dari huruf C itu, dia menjawab kayak jawaban seorang pembunuh berdarah dingin: "gak usah kau pikirin itu ya, kukunyah kau nanti!". Aku terdiam, dan jelas aku teberak, tapi beraknya gak jelas bentuknya, antara zat padat dan zat cair, ada serbuk serbuk tehnya dan biji cabenya. Pokoknya teksturnya kayak kelen PDKT la, gak jelas!

Dan kata mamakku lagi ( kayak hebat kali mamakku kan?) arti ACHMAD itu adalah TERPUJI. Apakah kelen mengerutkan kening setelah tau arti dari namaku?

ANUGRAH YANG TERPUJI.

"Nama adalah doa". Prinsip yang masi dipegang sama orang Indonesia. Mudah-mudahan doa orangtuaku tercapai, amin? Amin amin ya rabbal alamin!

LOLOX.

Nah itu dari mana? Ntah dari sudut pandang mana bisa Nugroho Achmad menjadi Lolox? Biar keren aja kau kan Lox? Atau cuma nama panggung?

YA SABARLA! INI KAN MAU DIJELASIN BINATANG!!!! -_-

Waktu aku umur 3 tahun, pas ditanya orang namaku siapa, aku cadel, gak bisa jelas ngomong huruf R, jadi dari Nugroho ke "Nugloho". Terus, nenek aku suka panggil aku "RORO" (kalo orang yang basi, pasti nambahi pake KIDUL, basi njeng! basi!). Dan aku suka sama RORO, lebih mudah kalo ditanya. Tapi tetap aja, dulu lidah sama otak gak sejalan, diotak mau nyebut RORO, yang keluar dari mulut LOLO.

Nah kalo ujungnya pake X, itu dulu, sifat ke-alay-an saat SMP. Awalnya mau pake K, tapi aku rasa keren pake X, dan kebawa-bawalah ke jaman yang penuh rasa benci sama alay. Padahal dari kelen semua pernah jadi Anak Anjeng... eeh Anak Alay.

Tapi aku bersyukur dulu cadel, karena kalo gak, nama yang aku buat ditwitter jadi "@sirorox", jangankan manusia, labi-labi pun pasti muntah bacanya.


Jadi sebenarnya karena cadel aja kok, cerita panjang-panjang itu biar sedap aja, kayak bumbu-bumbu penyedap gitu, cocok? 


7 komentar: